Blog dan Saya

Blog adalah ruang pribadi yang saya ciptakan dengan batasan seenak saya. Saya bebas melakukan apapun, saya isi blog dengan berbagai macam hal, mulai dari hal kecil sampai hal besar, membuat masalah atau menyelesaikan masalah, berpendapat atau mengkritik suatu hal.

Semuanya bisa saya lakukan dan menjadi tanggung jawab saya sebagai pemilik blog. Gugatan dan kecaman yang tertuju kepada saya adalah hal lumrah. Mulai dari sekedar komentar pedas sampai tuntutan hukum bisa menimpa saya. Mengerikan?

Tidak, saya tidak perlu merasa ngeri atau takut. Toh, internet dunia bebas tanpa batas. Saya bisa saja menerima hal baik atau hal buruk tergantung isi (konten) blog yang saya miliki. Konten merupakan hal utama kenapa blog itu dibaca, dikomentari, dan dikenal. Konten yang dimiliki sebuah blog menentukan siapakah pembaca setia yang akan membaca blog itu. Tidak menutup kemungkinan kalau seorang saya menerima hal buruk dari tulisan saya yang bermaksud baik — karena cuma bermaksud baik, belum tentu baik. :D

Blog seperti diary seorang blogger yang bebas dibaca siapapun atau seijin blogger. Siapa coba yang bakal peduli dengan apa yang ditulis seorang blogger di blognya sendiri. Kecuali hal itu menyinggung orang lain.

Beberapa waktu belakangan ini saya agak takut menulis di blog karena saya merasa bakal kena respon yang tidak diharapkan dari pembaca blog ini. Saya terlalu memikirkan tampilan tetapi malah melupakan konten apa yang saya isi. Setelah saya pikir beberapa waktu, ternyata itu cuma pikiran di otak saya saja yang membatasinya.

Saya terlalu pengecut mengungkapkan pendapat dan pemikiran saya. Malu. Takut. Semua pikiran negatif yang membuat seseorang tidak pernah maju.

Setelah semedi beberapa waktu, saya mulai berani melangkah lagi dan berani bertanggung jawab terhadap tulisan-tulisan saya di blog ini.

Saya berharap akan ada update berkala dan berkualitas di blog ini.

Tampilan memang penting, tapi lebih penting lagi apa yang saya tulis benar-benar dari saya, orisinil, dan dari hati (sok puitis). he…he…he…

Bayangkan saja, untuk menulis tulisan ini, saya butuh waktu berhari-hari gara-gara saya takut tulisan saya kurang bagus. Baru sadar kalau saya terlalu memikirkan hal-hal tidak penting yang membatasi kreatifitas saya sendiri.

Pembatasan pikiran yang menjadikan otak saya mampet, malas dan takut.

Sekian dulu tulisan ini saya akhiri sebagai awal dari tulisan-tulisan saya yang akan datang.

hasssan

Popularity: 2% [?]

Related Posts

  1. lagi-lagi asal
  2. Tulisan iseng…
  3. Saya susah tidur, mungkin
  4. Semalam Bersama Misbach Yusa Biran

2 Comments

  1. Posted March 28, 2009 at 6:39 am | Permalink

    PERTAMAXXXX

    LuxsMan’s last blog post..Earth Hour 2009

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*

Anda bisa pakai emoticon dibawah ini:
(y) :D (doh) (cry) (duh) (goodluck) (sleeping) (yahoo) (applause) (lmao) more »

CommentLuv Enabled

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word

Subscribe without commenting