Sore

Sore, cerah, terasa damai sekali. Sudah lama sekali tidak menikmati. Hampir dua tahun disibukkan pekerjaan menyita waktu dan terpaksa menghabiskan waktu di dalam gedung tanpa menyadari pergantian antara siang dan malam itu.

Saat duduk di depan rumah, seperti menemukan sesuatu yang hilang. Perasaan damai saat menyaksikan pergantian siang dan malam membangkitkan memori masa kecil. Memori saat masih ber umur satuan belum belasan bahkan puluhan. Masa kecil saat belum tahu dosa, bukan tidak berdosa. Saat tidak ada beban karena tidak pernah memikirkan masa depan. Hanya menjalani kehidupan mulai membuka kelopak mata sampai terpejam kembali di sepertiga awal malam.

Bedanya dengan sekarang lalu lalang kendaraan lebih ramai daripada dulu. Pohon jambu air yang dulu berdiri tegak sudah hilang tak berbekas. Tinggal pohon belimbing di sebelah barat dan beberapa pohon yang menjulang seperti tombak disebelah timur. Rumah ini pun sudah ditinggalkan penghuni yang lain. Membuat rumah-rumah lain. Rumah ini diam sepi, tak bersuara riang lagi.

Suasana sore ini menghanyutkan. Membius takut dan khawatir. Tinggal damai menyelimuti. Seperti sore yang berumur pendek, kedamaian pun terusik suara handphone. Alat yang sebenarnya menjajah privasi. Mau tak mau, harus angkat kaki dari kedamaian ini. Semoga esok bertemu sore lagi.

Popularity: 12% [?]



Post Berkaitan:

Tags: , ,

Post a Comment

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang ditandai harus diisi *

*
*

Anda bisa memakai emoticon dibawah ini:
(y) :D (doh) (cry) (duh) (goodluck) (sleeping) (yahoo) (applause) (lmao) more »

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-spam image


CommentLuv Enabled

Subscribe without commenting

15 Comments

  1. Posted March 13, 2010 at 8:07 pm | Permalink

    waduh..
    jangan-jangan sampeyan regresi iki… (lmao)

  2. Posted March 13, 2010 at 8:27 pm | Permalink

    Kenangan masa kecil memang memberikan warna yang indah dalam hidup kita.
    Estiko´s last blog ..Bekasi Bersih Partisipasi Blogger 2 My ComLuv Profile

  3. Posted March 13, 2010 at 8:28 pm | Permalink

    heeeeeealaaaaaaaah…….

    iso memandang langit sore hari juga akhirnya….
    selamat (applause) riuusa´s last blog ..Rumah Dara a.k.a Macabre My ComLuv Profile

  4. Posted March 14, 2010 at 7:22 am | Permalink

    Sama mas, dulu sempat kehilangan banget ndak ngerasain langit biru, senja, bintang..
    Mulanya nyalahin kerjaan yg ndak abis-abis.. Tapi trus akhirnya sadar, diri sendiri yg harus menyempatkan untuk menikmati momen-momen seperti itu :D

  5. Posted March 15, 2010 at 12:44 am | Permalink

    aku juga suka memandang langit. Apalagi langit Senja. Melihat bintang..

  6. Posted March 16, 2010 at 12:36 pm | Permalink

    kadang lupa yah, seperti baru kemaren berumus 5 tahunan, sekarang sudah puluhan. hehe.

  7. Posted March 23, 2010 at 12:46 pm | Permalink

    Di jakarta memandang pohon pun sudah sulit….
    Maslie´s last blog ..Penyakit “Narcissistic Personality Disorder” My ComLuv Profile

  8. Posted March 24, 2010 at 9:12 pm | Permalink

    masa kecil dulu memang masa indah klau dikenang sekarang pasti jauh bedanya (y) rudis´s last blog ..JANGAN SEMPITKAN RAHMAT ALLAH My ComLuv Profile

  9. Posted April 25, 2010 at 10:21 am | Permalink

    Sore? Nama sebuah band musik! (y) Asop´s last blog ..Tepat Waktu My ComLuv Profile

  10. Posted June 18, 2010 at 10:08 am | Permalink

    “Masa Kecil memang masa yang indah untuk dikenang sampai kapanpun tak terhingga waktunya”… (y)

One Trackback

  1. By indra wardana on March 14, 2010 at 11:25 am

    RT @hasssan: menikmati sore http://bit.ly/aDlomv